ASSALAMU 'ALAYKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH. ALHAMDULILLAH ALA NIKMATIL IMANI WAL ISLAM. Bismillahirrahmanirrahim!
SEBELUMNYA KAMI SAMPAIKAN. SILAHKAN Note ini di SHARE ke saudara saudara kita yang lain. tanpa mengurangi isi dari Note ini.
Yahoo adalah kepanjangan dari “Yet Another Hierarchical Officious Oracle” yang memiliki arti sebagai “Sebuah tempat bertanya yang paling tahu segalanya yang disusun secara bertingkat dan sistematis.” Menurut banyak pemerhati simbol dan pakar sejarah peradaban kuno dianggap berasal dari akar tradisi bangsa Yahudi. YAHOO! Sesungguhnya berasal dari istilah ‘YHMH’ (Yahweh) dalam bahasa Ibrani yang berarti Tuhan.
Bagi masyarakat perkotaan, terutama yang sudah mengenal teknologi informasi (TI), kata Yahoo sudah tidak terlalu asing lagi. Para pengguna jaringan internet sudah mafhum dengan kata Yahoo. Yaitu nama sebuah program dalam jaringan internet yang berfungsi untuk menelusuri data-data di dunia maya (cyber). Cukup dengan memasukkan kata kunci, keluarlah data-data yang dikehendaki. Bukan hanya terbatas pada data dalam negeri, tetapi seluruh data di seantero jagad ini dalam hitungan waktu itu juga. Itulah kecanggihan Yahoo.
Sebenarnya, apakah arti kata Yahoo? Kata ini agak aneh bagi kalangan yang tidak tersentuh jaringan TI. Tetapi tidak terlalu asing bagi mereka yang sudah terbiasa dengan kecanggihan teknologi, terutama TI. Namun, bukan jaminan bagi mereka yang terbiasa memakai fasilitas internet memahami arti kata Yahoo. Walaupun sudah menjadi nama yang cukup terkenal dalam jaringan dunia cyber, tetapi banyak yang tidak memahami asal-usul kata Yahoo. Di sini, lewat tulisan ini, saya berusaha menelusuri arti kata tersebut.
Kata Yahoo terkait dengan sejarah bangsa Kanaan. Sebuah bangsa yang mendiami kawasan Palestina Selatan sebelum kedatangan umat Islam. Kata Yahoo berasal atau sama dengan kata Yah. Kedua kata ini sama maknanya, yaitu sebuah nama untuk menunjuk nama dewa (tuhan) bagi bangsa Kanaan. Yah berbentuk patung yang menjadi sesembahan bangsa Kanaan. Yah sejajar dengan dewa Ba’al. Oleh Bani Israel (Yahudi), kata Yah atau Yahoo kemudian diadopsi sebagai nama bagi tuhan mereka. Will Durant (1931), seorang sejarawan Yahudi meyakini bahwa Bani Israel adalah bangsa nomaden. Kehidupan yang selalu berpindah-pindah menyebabkan mereka tidak memiliki peradaban. Meskipun mereka memiliki tuhan, tetapi amat kabur dan sulit dipahami. “Para penakluk dari bangsa Israel menganut salah satu tuhan bangsa Kanaan, sehingga mereka mengakumulasikannya ke dalam bentuk tuhan mereka,” demikian pengakuan Will Durant.
Secara kebahasaan, kata Yah atau Yahoo memang sulit dimengerti. Dari mana asal kata Yah, banyak orang yang tidak tahu. Dari kata Yah kemudian lebih masyhur menjadi kata Yahoo. Menurut Abbas Mahmud Al-Aqqad, kata tersebut dimungkinkan merupakan nama suatu benda di alam ini. Atau, bisa jadi, menurut Al-Aqqad, kata Yah berasal dari kata Yahu. Istilah Yahu merupakan sebutan untuk memanggil seseorang yang jauh tak terlihat. Jika dikaitkan dengan ajaran Judaisme, hal ini sesuai dengan ajaran Nabi Musa. Kepada Bani Israel, Nabi Musa selalu mengingatkan agar mengingat Tuhan sebagai tanda bakti kepada-Nya. Caranya cukup hanya dengan isyarat saja. Yaitu isyarat menyebut seseorang yang berada di kejauhan yang tidak terlihat. Kata Yahu adalah isyaratnya. Dahulu, bahasa Ibrani belum mengenal huruf vokal (”e”) hingga tahun 500 M. Setelah mengenal huruf vokal tersebut, kata Yahu berubah menjadi Jehovah. Secara harfiah, kata Yahoo atau Jehovah berarti “Raja” atau “Tuhan” (Ahmad Syalabi, 2006).
Ternyata benar klaim bangsa Yahudi-Zionis. Mereka mengklaim telah menguasai dunia lewat jaringan informasi. Buktinya, salah satu nama program pada jaringan internet menggunakan nama tuhan “Jehovah” dalam sejarah mereka. Dan akidah bangsa Yahudi-Zionis telah terkontaminasi dengan ajaran paganisme. Keyakinan terhadap tuhan Jehovah berasal dari keyakinan berhalaisme bangsa Palestina kuno.
Kata Yah, Yahoo, dan Jehovah (Yahweh) adalah sama dalam penelusuran silsilah asal katanya. Padahal, Yahoo adalah program dalam jaringan internet yang banyak dipakai oleh manusia di muka bumi ini. Jumlah pemakainya mungkin puluhan juta, atau bahkan ratusan juta orang. Rupanya benar, dunia telah dikuasai oleh jaringan Yahudi-Zionis. Bahkan nama sebuah program dalam jaringan internet saja menggunakan simbol atau identitas akidah (teologi) mereka. Sederhananya, terdapat proses Yahudisasi lewat jaringan teknologi informasi.
Dari sini, umat Islam mesti sadar. Program Yahudisasi berada di sekitar kita. Ia menempel menjadi nama-nama untuk beberapa produk teknologi canggih. Dan, kebanyakan umat Islam telah tergantung pada produk-produk teknologi canggih itu. Lantas, bagaimana sebaiknya sikap umat terhadap produk-produk Yahudi-Zionis tersebut?
Memang amat sulit menyikapinya. Seandainya hendak memboikot, tentu itu merupakan tindakan yang ceroboh. Bagaimanapun program Yahoo sangat dibutuhkan dalam dunia informasi. Kehadirannya sangat membantu dalam menelusuri dan menyajikan data-data yang sangat lengkap. Temuan ini tentu menarik. Dan hal ini membuktikan bahwa di seluruh dunia ini terdapat ‘sesuatu’ atau ‘ideologi tertentu’ yang sengaja disusupkan atau diselipkan oleh jaringan Yahudi Internasional guna mewujudkan tatanan dunia baru (The New Word Order) di akhir masa.
Dalam menyikapinya, saya berpendapat, sejauh produk-produk teknologi milik jaringan Yahudi-Zionis tidak membawa kerusakan (mafsadat), maka masih dapat ditolerir. Tetapi, jika produk-produk tersebut tidak memberi manfaat sama sekali, atau cenderung merusak akidah, terutama lewat program-program yang terselubung di dalamnya, maka umat wajib menolaknya. ------------------------------------------------------- --
Anda tidak akan menemukan berita menyudutkan israel dalam perang gaza. justru berita yang cenderung memberikan dukungan. ini bukan di pas pasin tapi ini kenyataan. tapi kebanyakan kita tidak mau tau, dan malah sebagian dari kita malah menganggap ini Di cuekin sajalah. karena mereka sudah memfasilitasi kita semua dengan Yahoo, Facebook,Blogger dll. dan percaya atau tidak,kita membantu mereka cari makan dan membantu mereka untuk menguasai dunia dengan ideologi mereka.
dan satu hal lagi, dikomputer anda ada SIMBOL ZIONIS JAHUDI yang disisipkan. tak percaya. silahkan dicari di google, dengan kata Kunci : simbol yahudi di komputer kita
maaf kami tidak menuliskan langsung kode gambarnya karena terakhir kami infokan di account fb kami,seperti ada gangguan,dan statusnya tidak muncul di bagian atas. kami tidak tau itu pengaruh penulisan kode gambar itu atau komputer yg kami pakai tidak beres.
[BELAJAR ADAB ADAB SUNNAH MENGINFOKAN INI AGAR KITA UMMAT MUSLIM BISA SEMAKIN SADAR APA YANG ADA DI SEKELILING KITA. DAN SAATNYA KITA BANGUN KESATUAN KITA JANGAN BERCERAI BERAI. JANGAN KITA SIBUK MEMBICARAKAN PERBEDAAN PEMAHAMAN DI ANTARA KITA YANG AKHIRNYA MALAH MEMISAHKAN KITA SESAMA UMMAT ISLAM. BILA ADA PERBEDAAN PEMAHAMAN MARI KITA BICARAKAN DENGAN DAMAI. TAK PERLU SALING MENGHUJAT DI FORUM2 DAN DIMANA2. MARI BERSATU SAUDARAKU. BERBEDA PEMAHAMAN DALAM FIQIH BOLEH2 SAJA,BERBEDA PEMAHAMAN DALAM BEBERAPA HAL BOLEH2 SAJA. TAPI JANGAN SAMPAI KITA BERCERAI BERAI. ADA CARA BERBICARA YANG BAIK,DENGAN CINTA DAN DAMAI. ANDA PUN TAU ITU. BAHKAN INSYAALLAH ANDA SEMUA LEBIH MENGERTI DAN TAU]
ALLAHU AKBAR. MARI KITA KUATKAN ISLAM DENGAN UKHUWAH PENUH KASIH SAYANG DI ANTARA KITA UMMAT ISLAM. SYUKRAN ALA IHTIMAMIKUM BARAKALLAHU LANA WALAKUM.
orang yang baik adalah orang yang membaca blog orang lain , memberi komentar dan join .. :)
Kamis, 17 Maret 2011
TANDA-TANDA HARI KIAMAT (sughro)
Hari kiamat sekali pun saat tibanya tidak dapat diketahui oleh siapa pun, kecuali Allah
Yang Maha Esa, tetapi Allah Taala juga membuat berbagai tanda atau alamat yang
menunjukkan bahwa saat kejadiannya sudah dekat. Dalam hal ini Allah Taala berfirman,
“Tidak ada yang mereka nantikan selain dari saat yang datang dengan tiba-tiba (Kiamat)
kepada mereka. Sesungguhnya tanda-tandanya telah datang. Tetapi apakah arti kesadaran
mereka itu, jika saat yang dinanti-nantikan telah tiba.” (Q.S. Muhammad:18)
Adapun tanda-tanda tibanya hari kiamat ada dua macam yakni:
1. Tanda-tanda kecil (alamat sughra).
2. Tanda-tanda besar (alamat kubra).
TANDA-TANDA KECIL (SHUGHRA)
Tanda-tanda kecil yang menunjukkan dekatnya hari kiamat dapat disimpulkan sebagai
berikut:
1. Diutusnya Nabi Muhammad saw. sebagai Rasulullah. Dengan diutusnya beliau, maka
berakhirlah nubuwah dan risalah yakni bahwa sesudah beliau tidak ada lagi nabi atau
rasul yang diutus oleh Allah swt. Dari Anas r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Saya
diutus (oleh Allah) dan jaraknya dengan hari kiamat sebagai dua jari ini.” (Beliau
bersabda demikian sambil menunjukkan dua jarinya yakni jari telunjuk dan jari tengah).
(H.R. . Bukhari Muslim dan Tirmizi).
Tujuan dari perumpamaan ini ialah bahwa dalam jarak waktu antara diutusnya Nabi
Muhammad saw. dengan tibanya hari kiamat sudah tidak ada lagi nabi yang lain. Jadi
antara kedua peristiwa itu amat berdekatan sekali, yang satu menyusul yang lain. Jelaslah
bahwa diutusnya Nabi Muhammad saw. adalah tanda sudah dekatnya hari kiamat
tersebut. Namun demikian hal ini tidak memberi ketetapan tentang dapat diketahuinya
dengan tepat waktu terjadinya hari kiamat itu, sebab hanya Allah swt. saja yang
mengetahuinya.
2. Jika yang menjadi raja-raja, menteri-menteri, amir-amir dan kepala-kepala adalah
anak-anak dari wanita-wanita tawanan atau golongan rendah, bukan dari anak-anak
keturunan yang mulia, baik pendidikan, keluhuran akhlak serta kesempurnaan
kepribadian. Sebagaimana juga keadaan kaum badui atau para penggembala kambing
telah menjadi golongan hartawan, berlimpah ruah kenikmatan duniawinya, menghuni
gedung-gedung indah dan tinggi dan menjadi pemimpin umat di masyarakatnya.
Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah saw. pada suatu hari sedang ada di kalangan orang
banyak, lalu didatangi oleh Jibril a.s., lalu berkata, “Ya Rasulullah! Bilakah tibanya hari
kiamat?” Beliau menjawab, “Tidaklah yang ditanya lebih mengerti daripada yang
bertanya.” Tetapi saya hendak memberitahukan padamu tentang alamat-alamatnya yaitu
apabila hamba sahaya wanita melahirkan tuannya, itulah di antara tanda-tandanya. Juga
apabila orang-orang tak beralas kaki, serta telanjang dan penggembala kambing telah
menjadi pemimpin umat, itulah di antara tanda-tandanya. Demikian pula apabila para
penggembala kambing sudah bermegah-megahan dalam gedung-gedung yang menjulang
tinggi, termasuk dari tanda-tandanya.” (H.R. . Ibnu Abu Syaibah).
Dalam hadis lain diriwayatkan bahwa Jibril a.s., bertanya kepada Rasulullah saw. perihal
tibanya hari kiamat, lalu beliau menjawab, “Tidaklah yang ditanya lebih mengetahui
daripada yang bertanya.” Penanya berkata lagi, “Beritahukanlah pada saya tandatandanya.”
Beliau menjawab, “Apabila sahaya wanita melahirkan tuannya dan apabila
engkau melihat orang-orang yang tidak beralas kaki, telanjang lagi miskin dan
penggembala kambing bermegah-megahan dalam gedung besar.” (H.R. Bukhari dan
Muslim dari Umar r.a.)
Selain dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari disebutkan sekumpulan
tanda-tanda kecil ini, berjumlah sebelas macam. Dari Abu Hurairah r.a. bahwasanya Nabi
saw. bersabda, “Tidak akan tiba hari kiamat sehingga ada dua golongan besar saling
bunuh-membunuh, antara keduanya terjadi peperangan besar sedang dakwahnya adalah
satu. Juga tidak akan tiba hari kiamat sehingga banyak kaum dajal, tukang berdusta yang
jumlahnya hampir tiga puluh orang semuanya mengaku bahwa dirinya adalah utusan
Allah. Tidak akan tiba pula hari kiamat sehingga ilmu pengetahuan dilenyapkan.
Demikian pula sehingga banyak keguncangan (gempa bumi). Zaman berdekatan sekali.
Banyak timbul fitnah. Banyak pembunuhan. Banyak pula harta sampai melimpah ruah,
sehingga orang yang memiliki harta sukar sekali mencari orang yang suka menerima
sedekahnya sampai ia menawarkan hartanya, tetapi orang yang ditawari berkata, ‘Saya
tidak membutuhkan harta lagi’. Orang-orang sama bermegah-megahan dalam gedungpencakar
langit. Seseorang melalui makam orang lain lalu berkata, ‘Sayang, alangkah
baiknya kalau aku yang menempati kubur ini’. Matahari terbit dari tempat terbenamnya.
Jika ini telah terjadi dan orang-orang banyak sudah mengetahuinya, maka mereka pun
beriman semua. Dalam keadaan yang demikian tidak bermanfaat lagi keimanan
seseorang yang dahulu tidak pernah beriman atau tidak berbuat baik dalam keimanannya.
Niscaya hari kiamat tiba, di saat dua orang sedang menggelar baju untuk
diperjualbelikan, keduanya tidak sempat lagi berjual beli dan melipatnya. Hari kiamat
tiba, sedang orang baru kembali membawa air susu perahan untanya, tetapi tidak sempat
meminumnya. Hari kiamat tiba, sedang seorang baru memperbaiki kolamnya, tetapi
belum lagi sempat diisi airnya. Hari kiamat tiba, sedang orang baru mengangkat makanan
ke mulutnya tetapi belum sempat memakannya.”
secara rinci sebagai berikut :
1. Seorang hamba sahaya perempuan dikahwini tuannya.
2. Ilmu agama sudah dianggap tidak penting lagi.
3. Ilmu agama sudah tidak difahami dan tidak dipelajari para manusia.
4. Tersebarnya perzinaan kerana mendapat izin rasmi kerana mendirikan tempat
pelacuran/perzinaan oleh pemerintah.
5. Segala minuman keras seperti arak, diminum secara berleluasa, peminumnya
sudah tidak kenal dosa malah menjadi kebanggaan baginya.
6. Lahirnya para Dajal (pendusta) yang jumlahnya hampir 30 orang, semuanya
mengaku utusan Allah.
7. Ilmu agama dicabut (ramai alim ulama meninggal dunia).
8. Banyak berlaku gempa bumi.
9. Zaman sudah dekat mendekati.
10. Banyak fitnah memfitnah.
11. Banyak pembunuhan.
12. Banyak harta bagi setiap orang hingga tak tahu membelanjakannya.
13. Ramai orang bermegah dengan projek mega.
14. Banyak gunung digondol dan dihapuskan.
15. Ramai orang bodoh rajin beribadah hingga mudah / senang dirayu iblis.
16. Orang yang ahli membaca Al-Quran tetapi fasik, yakni sembahyang dianggap
remeh, mudah dan ditinggalkan.
17. Banyak mendirikan masjid tapi tidak mengimarahkannya.
18. Banyak turun hujan tetapi sedikit tumbuh-tumbuhan.
19. Banyak orang menjadi pemimpin tetapi tidak boleh dipercayai.
20. Ramai orang solihin meninggal dunia.
21. Anak melawan ibubapa.
22. Hujan di musim kemarau.
23. Orang pendusta dianggap benar,orang jujur dibohongi dan tidak dipercayai lagi.
24. Orang yang jauh menjadi akrab tetapi hubungan keluarga terputus.
25. Setiap desa dikepalai orang munafik.
26. Tempat-tempat pengimaman sama dihias.
27. Lahir ramai anak hasil perzinaan.
28. Banyak minuman keras.
29. Ramai orang memutuskan tali persaudaraan.
30. Menuntut ilmu bukan kerana agamanya tetapi bermaksud utk perolehi pangkat
dan kedudukan.
31. Ramai kaum suami menuruti kehendak isterinya.
32. Para pembesar / penguasa melakukan zina.
33. Kitab suci Al-Quran dihina dan diremehkan.
34. Tujuan hidup untuk keperluan perut bukan agama.
35. Orang alim (ulama) sudah tidak ditaati.
36. Orang alim sudah tidak disenangi.
37. Orang kaya dimuliakan kerana kekayaannya.
38. Banyaknya berlaku penceraian suami dan isteri.
39. Banyak kematian secara mendadak.
40. Ramai lelaki merupai wanita dan wanita merupai lelaki.
41. Al-Quran dibaca untuk diperlagukan.
42. Ulama' memihak kepada pemerintah lalu menghalalkan yang haram dan
mengharamkan yang halal.
43. Rasuah berleluasa.
44. Ramai orang bermegah meninggikan bangunan rumahnya.
45. Ramai orang menjual-beli hukum.
46. Memandang ringan masalah perceraian.
ada yang belum ada di dunia sekarang ? coba antum jawab
Yang Maha Esa, tetapi Allah Taala juga membuat berbagai tanda atau alamat yang
menunjukkan bahwa saat kejadiannya sudah dekat. Dalam hal ini Allah Taala berfirman,
“Tidak ada yang mereka nantikan selain dari saat yang datang dengan tiba-tiba (Kiamat)
kepada mereka. Sesungguhnya tanda-tandanya telah datang. Tetapi apakah arti kesadaran
mereka itu, jika saat yang dinanti-nantikan telah tiba.” (Q.S. Muhammad:18)
Adapun tanda-tanda tibanya hari kiamat ada dua macam yakni:
1. Tanda-tanda kecil (alamat sughra).
2. Tanda-tanda besar (alamat kubra).
TANDA-TANDA KECIL (SHUGHRA)
Tanda-tanda kecil yang menunjukkan dekatnya hari kiamat dapat disimpulkan sebagai
berikut:
1. Diutusnya Nabi Muhammad saw. sebagai Rasulullah. Dengan diutusnya beliau, maka
berakhirlah nubuwah dan risalah yakni bahwa sesudah beliau tidak ada lagi nabi atau
rasul yang diutus oleh Allah swt. Dari Anas r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Saya
diutus (oleh Allah) dan jaraknya dengan hari kiamat sebagai dua jari ini.” (Beliau
bersabda demikian sambil menunjukkan dua jarinya yakni jari telunjuk dan jari tengah).
(H.R. . Bukhari Muslim dan Tirmizi).
Tujuan dari perumpamaan ini ialah bahwa dalam jarak waktu antara diutusnya Nabi
Muhammad saw. dengan tibanya hari kiamat sudah tidak ada lagi nabi yang lain. Jadi
antara kedua peristiwa itu amat berdekatan sekali, yang satu menyusul yang lain. Jelaslah
bahwa diutusnya Nabi Muhammad saw. adalah tanda sudah dekatnya hari kiamat
tersebut. Namun demikian hal ini tidak memberi ketetapan tentang dapat diketahuinya
dengan tepat waktu terjadinya hari kiamat itu, sebab hanya Allah swt. saja yang
mengetahuinya.
2. Jika yang menjadi raja-raja, menteri-menteri, amir-amir dan kepala-kepala adalah
anak-anak dari wanita-wanita tawanan atau golongan rendah, bukan dari anak-anak
keturunan yang mulia, baik pendidikan, keluhuran akhlak serta kesempurnaan
kepribadian. Sebagaimana juga keadaan kaum badui atau para penggembala kambing
telah menjadi golongan hartawan, berlimpah ruah kenikmatan duniawinya, menghuni
gedung-gedung indah dan tinggi dan menjadi pemimpin umat di masyarakatnya.
Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah saw. pada suatu hari sedang ada di kalangan orang
banyak, lalu didatangi oleh Jibril a.s., lalu berkata, “Ya Rasulullah! Bilakah tibanya hari
kiamat?” Beliau menjawab, “Tidaklah yang ditanya lebih mengerti daripada yang
bertanya.” Tetapi saya hendak memberitahukan padamu tentang alamat-alamatnya yaitu
apabila hamba sahaya wanita melahirkan tuannya, itulah di antara tanda-tandanya. Juga
apabila orang-orang tak beralas kaki, serta telanjang dan penggembala kambing telah
menjadi pemimpin umat, itulah di antara tanda-tandanya. Demikian pula apabila para
penggembala kambing sudah bermegah-megahan dalam gedung-gedung yang menjulang
tinggi, termasuk dari tanda-tandanya.” (H.R. . Ibnu Abu Syaibah).
Dalam hadis lain diriwayatkan bahwa Jibril a.s., bertanya kepada Rasulullah saw. perihal
tibanya hari kiamat, lalu beliau menjawab, “Tidaklah yang ditanya lebih mengetahui
daripada yang bertanya.” Penanya berkata lagi, “Beritahukanlah pada saya tandatandanya.”
Beliau menjawab, “Apabila sahaya wanita melahirkan tuannya dan apabila
engkau melihat orang-orang yang tidak beralas kaki, telanjang lagi miskin dan
penggembala kambing bermegah-megahan dalam gedung besar.” (H.R. Bukhari dan
Muslim dari Umar r.a.)
Selain dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari disebutkan sekumpulan
tanda-tanda kecil ini, berjumlah sebelas macam. Dari Abu Hurairah r.a. bahwasanya Nabi
saw. bersabda, “Tidak akan tiba hari kiamat sehingga ada dua golongan besar saling
bunuh-membunuh, antara keduanya terjadi peperangan besar sedang dakwahnya adalah
satu. Juga tidak akan tiba hari kiamat sehingga banyak kaum dajal, tukang berdusta yang
jumlahnya hampir tiga puluh orang semuanya mengaku bahwa dirinya adalah utusan
Allah. Tidak akan tiba pula hari kiamat sehingga ilmu pengetahuan dilenyapkan.
Demikian pula sehingga banyak keguncangan (gempa bumi). Zaman berdekatan sekali.
Banyak timbul fitnah. Banyak pembunuhan. Banyak pula harta sampai melimpah ruah,
sehingga orang yang memiliki harta sukar sekali mencari orang yang suka menerima
sedekahnya sampai ia menawarkan hartanya, tetapi orang yang ditawari berkata, ‘Saya
tidak membutuhkan harta lagi’. Orang-orang sama bermegah-megahan dalam gedungpencakar
langit. Seseorang melalui makam orang lain lalu berkata, ‘Sayang, alangkah
baiknya kalau aku yang menempati kubur ini’. Matahari terbit dari tempat terbenamnya.
Jika ini telah terjadi dan orang-orang banyak sudah mengetahuinya, maka mereka pun
beriman semua. Dalam keadaan yang demikian tidak bermanfaat lagi keimanan
seseorang yang dahulu tidak pernah beriman atau tidak berbuat baik dalam keimanannya.
Niscaya hari kiamat tiba, di saat dua orang sedang menggelar baju untuk
diperjualbelikan, keduanya tidak sempat lagi berjual beli dan melipatnya. Hari kiamat
tiba, sedang orang baru kembali membawa air susu perahan untanya, tetapi tidak sempat
meminumnya. Hari kiamat tiba, sedang seorang baru memperbaiki kolamnya, tetapi
belum lagi sempat diisi airnya. Hari kiamat tiba, sedang orang baru mengangkat makanan
ke mulutnya tetapi belum sempat memakannya.”
secara rinci sebagai berikut :
1. Seorang hamba sahaya perempuan dikahwini tuannya.
2. Ilmu agama sudah dianggap tidak penting lagi.
3. Ilmu agama sudah tidak difahami dan tidak dipelajari para manusia.
4. Tersebarnya perzinaan kerana mendapat izin rasmi kerana mendirikan tempat
pelacuran/perzinaan oleh pemerintah.
5. Segala minuman keras seperti arak, diminum secara berleluasa, peminumnya
sudah tidak kenal dosa malah menjadi kebanggaan baginya.
6. Lahirnya para Dajal (pendusta) yang jumlahnya hampir 30 orang, semuanya
mengaku utusan Allah.
7. Ilmu agama dicabut (ramai alim ulama meninggal dunia).
8. Banyak berlaku gempa bumi.
9. Zaman sudah dekat mendekati.
10. Banyak fitnah memfitnah.
11. Banyak pembunuhan.
12. Banyak harta bagi setiap orang hingga tak tahu membelanjakannya.
13. Ramai orang bermegah dengan projek mega.
14. Banyak gunung digondol dan dihapuskan.
15. Ramai orang bodoh rajin beribadah hingga mudah / senang dirayu iblis.
16. Orang yang ahli membaca Al-Quran tetapi fasik, yakni sembahyang dianggap
remeh, mudah dan ditinggalkan.
17. Banyak mendirikan masjid tapi tidak mengimarahkannya.
18. Banyak turun hujan tetapi sedikit tumbuh-tumbuhan.
19. Banyak orang menjadi pemimpin tetapi tidak boleh dipercayai.
20. Ramai orang solihin meninggal dunia.
21. Anak melawan ibubapa.
22. Hujan di musim kemarau.
23. Orang pendusta dianggap benar,orang jujur dibohongi dan tidak dipercayai lagi.
24. Orang yang jauh menjadi akrab tetapi hubungan keluarga terputus.
25. Setiap desa dikepalai orang munafik.
26. Tempat-tempat pengimaman sama dihias.
27. Lahir ramai anak hasil perzinaan.
28. Banyak minuman keras.
29. Ramai orang memutuskan tali persaudaraan.
30. Menuntut ilmu bukan kerana agamanya tetapi bermaksud utk perolehi pangkat
dan kedudukan.
31. Ramai kaum suami menuruti kehendak isterinya.
32. Para pembesar / penguasa melakukan zina.
33. Kitab suci Al-Quran dihina dan diremehkan.
34. Tujuan hidup untuk keperluan perut bukan agama.
35. Orang alim (ulama) sudah tidak ditaati.
36. Orang alim sudah tidak disenangi.
37. Orang kaya dimuliakan kerana kekayaannya.
38. Banyaknya berlaku penceraian suami dan isteri.
39. Banyak kematian secara mendadak.
40. Ramai lelaki merupai wanita dan wanita merupai lelaki.
41. Al-Quran dibaca untuk diperlagukan.
42. Ulama' memihak kepada pemerintah lalu menghalalkan yang haram dan
mengharamkan yang halal.
43. Rasuah berleluasa.
44. Ramai orang bermegah meninggikan bangunan rumahnya.
45. Ramai orang menjual-beli hukum.
46. Memandang ringan masalah perceraian.
ada yang belum ada di dunia sekarang ? coba antum jawab
Langganan:
Komentar (Atom)